Kontribusi Jiwa Muda dalam menangani Pandemi COVID-19

“Bersama Santri, Sehatkan Negeri” sebuah jargon yang telah melekat pada mahasiswa PBSB UIN Jakarta, termasuk mereka yang tergugah hatinya untuk menjadi relawan COVID-19. Mereka turut berkontribusi membantu negara tercinta untuk menangani Pandemi COVID-19.

Tercatat kurang lebih 33 mahasantri yang menjadi relawan COVID-19, baik terjun langsung ke lapangan maupun secara digital. Mulai dari angkatan 2018, 2017, 2016,serta para alumni. Bentuk kontribusi tersebut beragam, ada yang menjadi relawan digital Tracer, contact tracer, swabber, petugas vaksinator, Tim satgas, bahkan menangani pasien COVID secara langsung.

Kegiatan masing-masing relawan tentu berbeda-beda. Salah satu mahasantri Program Studi Ilmu Keperawatan 2017, saudari Fatimah Zahratannor mengatakan bahwa ia bertugas menjadi tim vaksinator di PKM Jayanti di Kab. Tangerang. Zahra mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan penugasan pemerintah terhadap UIN Jakarta untuk melakukan vaksinasi di seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang. Sehingga mahasiswa UIN Jakarta turut berkontribusi dalam vaksinasi tersebut. Tugasnya sebagai relawan adalah menjadi tim vaksinator yakni mencatat warga yang sudah melakukan vaksinasi dan juga mencatat kartu vaksinasi untuk warga.

Lalu Aura Salsabila Humaerah mahasantri Program Studi Kesehatan Masyarakat 2018 juga menceritakan kegiatannya menjadi relawan sebagai digital tracer di PKM Kembangan Utara Jakarta Barat, ia mengatakan bahwa ia bertugas menginput data pasien terkonfirmasi COVID-19 ke dalam WEB EIS DINKES DKI Jakarta, melakukan tracing Kontak erat dari kasus konfirmasi, selain itu ia juga terkadang membantu membuat surat selesai pemantauan dan membantu memantau keadaan pasien. Ia juga menambahkan bahwa ada beberapa kegiatan lagi selain yang ia kerjakan.

Menjadi relawan tentu melakukan tugas dan kegiatan secara sukarela. Zaha mengatakan bahwa motivasinya untuk menjadi relawan tim vaksinator adalah untuk menambah pengalaman serta pembelajaran berharga karena bisa langsung turun ke lapangan dan menjadi lebih tahu bagaimana kegiatan vaksin itu sendiri. Zahra berharap kepada masyarakat Indonesia untuk segera melakukan vaksinasi agar Indonesia bisa mencapai here immunity.

Aura juga mengatakan bahwa banyak hal yang membuat ia terkesan selama menjadi relawan digital Tracer, ia mengatakan bahwa banyak sekali hal yang membuatnya terkesan “Banyak banget ya yang berkesan, jadi bisa membantu untuk penanggulangan COVID-19 di Indonesia serta dapat menerapkan ilmu yang didapatkan di kampus, selain itu kita dapat bertemu berbagai macam karakter pasien yang suatu saat akan kita dapatkan lebih banyak karakter di dunia pekerjaan” ia juga berharap bahwa dengan mengikuti kegiatan relawan sebagai digital tracer ini ia dapat membantu menurunkan kasus COVID-19 serta penyebarannya dan dapat menambah ilmu serta pengalaman.

Bergeraklah, melangkahlah dan bantulah negara kita tercinta, termasuk dalam mengatasi pandemi COVID-19 karena sekecil apapun aksi kita tentu sangat berarti.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *