Trio Santri Peraih Penghargaan Student Achievement Award 2020

Student Achievement Award (SAA) merupakan salah satu cara dari pihak kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk memberi penghargaan bagi mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang mengukir prestasi baik individual maupun kelompok, tingkat nasional maupun internasional serta dalam bidang akademik maupun non akademik.

Pendaftaran SAA dilaksanakan sejak akhir tahun 2019 dan diumumkan pada hari Jum’at, 2 Oktober 2020. pada umumnya SAA menyelenggarakan acara secara offline tetapi, mengingat masih dalam pandemi Covid-19 maka tidak diadakan acara khusus untuk memberi apresiasi kepada para mahasiswa yang menerima penghargaan SAA hanya diwakilkan oleh beberapa mahasiswa sebagai simbol penerimaan SAA.
Banyak mahasiswa yang terdaftar sebagai penerima SAA salah satunya Trio santri CSSMoRA yaitu Ibnu Syarifudin Hidayat (Ibnu), Syifa’ Hasna Azzaidahnisa A (Syifa) dan Retno Palupi miftahul Aniyah (Retno) yang merupakan mahasiswa Fakultas Kesehatan dan Kedokteran. Alasan untuk mendaftar sebagai salah satu penerima SAA adalah sebagai apresiasi untuk diri sendiri yang telah meraih sesuatu serta lebih termotivasi dan meningkatkan rasa syukur kepada yang mahakuasa (Syifa’). Pesan dari saudari syifa untuk anggota CSS lainya adalah tidak ada salahnya mendaftarkan diri sebagai salah satu penerima SAA jika mendapat pencapaian tertentu untuk memotivasi diri supaya lebih semangat dalam mengembangkan bakat.

Ibnu menjadi penerima SAA dikarenakan telah berhasil meraih juara 2 lomba Asuhan Keperawatan Nasional. Perlombaan yang terdiri dari 3 babak yaitu pengerjaan soal multi choice, praktikum dan ditutup dengan cerdas cermat itu dilalui dengan berbagai cerita yang menarik seperti saat soal rebutan yang menjadi soal terakhir pada babak cerdas cermat menjadi penentu juara pada saat itu. Jika salah poin akan dikurangi dan jika benar maka akan ditambah. Perebutan kursi juara 1 pun diraih oleh penantang lain karena telah lebih dahulu menerima serta menjawab pertanyaan dengan benar walaupun jawabannya sama dengan tim ibnu. Saat itulah Ibnu menyadari betapa pentingnya keyakinan dan menyingkirkan keraguan dibutuhkan.

Pesan dari Ibnu untuk keluarga CSS UIN Jakarta “ semangat kuliahnya, ikuti lomba akademik maupun non akademik, organisasi intra atau ekstra kampus, mencoba berbisnis, menambah relasi serta ambilah sebanyak-banyaknya ilmu dan pengalaman mumpung ada kesempatan”. Kesan saat di CSSMoRA UIN Jakarta sangat beragam dari awal masuk saat menjadi Maba (Mahasiswa Baru) terkesan dengan prestasi kaka tingkat dan saat ini yang terpukau dengan pencapaian teman angkatan dan juga keyakinan bahwa adik-adik tingkat akan lebih berkembang dan lebih baik.

Salah satu prestasi non kompetisi yang dapat masuk dalam SAA adalah karya Buku. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan Retno mengikuti SAA walaupun baru menerima informasi tentang SAA, Retno berkeinginan untuk mendaftar pada tahun 2019. Dengan bantuan Syifa, Retno melengkapi semua berkas yang dibutuhkan seperti identitas dan yang paling penting melampirkan bukti karya perdana Retno berjudul “Senjaku Tak Bernama”. Saat pendaftaran dibuka, Retno menyerahkan berkas berbentuk hard copy ke bidang kemahasiswaan di kampus 1. Walaupun saat itu Retno mendaftar di akhir masa pendaftaran Alhamdulillah dengan ketekunan dan kesungguhan dalam melengkapi berkas Retno berhasil menjadi penerima SAA (ujar Retno).

Awal mula keinginan untuk membuat buku adalah banyaknya karya Puisi Retno yang sudah dibuatnya dari tahun 2017 hingga pertengahan 2018. Sayang bila banyaknya karya puisi ini hanya di simpan dan dinikmati diri sendiri, akan lebih baik jika bermanfaat bagi orang lain juga (Ujar Retno). sehingga hal ini merupakan bentuk apresiasi diri sendiri dan meningkatkan motivasi untuk berkarya lagi. Buku ini diterbitkan oleh penerbit Indi dikarenakan memerhatikan kategori tulisan. Mengingat betapa ketidak populeran karya ini pada remaja dan anak-anak dan akan sulit diterima jika mengajukan penerbit pada penerbit Mayor. Pesan untuk CSS MoRA UIN Jakarta adalah mulailah berkarya, temui setiap peluang yang ada dan perhatikan penerbit mana yang bisa menampung karya anda.

“Tulislah ! maka kan kau dapati dirimu dalam status banyak orang”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *