SANTRI ! Tuaikan Prestasi dalam TEEN TALK Peringatan PEKAN ASI SEDUNIA

Senin, 04 Agustus 2018 menjadi hari yang bahagia bagi salah satu keluarga CSSMoRA UIN Jakarta karena ia telah memberikan sumbangsih prestasi dengan menjadi juara dua dalam acara TEEN TALK dalam rangka PEKAN ASI SEDUNIA yang dilaksanakan di RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo. TEEN TALK adalah perlombaan yang bermodalkan presentasi, perlombaan ini bertujuan untuk memperingati Hari ASI Sedunia yang di adakan oleh SATGAS ASI & IKATAN DOKTER ANAK INDONESIA. Perlombaan ini di ikuti oleh Ukrida, UI, Usakti, Untar, UMJ, UKI, Atma, UIN, UPH, masih-masing tim mendapatkan tema yang berbeda-beda dan tim UIN Jakarta mendapatkan tema donor ASI dengan kaidah medis. Presentasi yang di tampilkan tim UIN Jakarta dimulai dengan role play untuk menarik perhatian audiens kemudian dilanjutkan dengan presentasi, yag menjadi poin lebih dari tim FK UIN yaitu saat presentasi membahas donor asi tidak hanya sebatas dari segi kaidah medis, tetapi juga bahas bagaimana menurut pandangan islam, MUI, sosial, budaya, Dan juga peraturan pemerintah. Judul presentasi yang di tampilkan tim FK UIN Jakarta yaitu DONOR ASI BERSAMA PERI PEKA PERI PEKA yang diambil dari syarat donor asi sebagaimana di sebutkan dalam PP NO. 33 THN 2013, PER (PETMINTAAN), I (IDENTITAS), PE (PERSETUJUAN), K (KONDISI ASI), A (ASI GRATIS). Tim UIN Jakarta berangkat dari kmpus jam 6 pagi kemudian berangkat ke RSCM bersama dokter pembimbing sebanyak tiga orang. Setelah itu acara pembukaan dimulai yang dihadiri oleh Ketua satgas asi idai, ketua pp idai, direktur RSCM, sama dari direktur jenderal kesmas Kemnkes RI. Setalah itu dilanjutkan dengan materi oleh dr. Klara Yuliartu, Sp. A (K) dan setelahnya sesi perlombaan.

Abdul Rahman memberikan tips dan trik untuk bisa menjuarai perlombaan tersebut yakni (1) keyakinan, (2) usaha, (3) dan doa restu baik dari keluarga, dosen, dan teman teman CSSMoRA. Di akhir wawancara, beliau memberikan pesan kepada seluruh penerus yang akan melanjutkan tongkat perjuangannya Yaitu jangan takut mengambil resiko. Yakin, percaya diri terlebih dahulu. Jangan minder dengan kehebatan orang lain, karena pasti masing-masing orang sudah punya porsinya masing-masing dari yang Allah tetapkan, tinggal kitanya mau apa tidak untuk menggapainya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *