6TH CHEMO ; pembuka cakrawala baru calon tenaga kesehatan yang santun dan islami

Minggu, 22/10. Santri tidak melulu tentang kitab, saruDSCF2153ng dan peci. Santri juga tidak selalu tentang hidup mengantri. Begitu kiranya yang dapat ditunjukan oleh CSSMORA UIN Jakarta dalam peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2017 melalui sebuah rangkaian Acara Spektakuler FESCO ( Festival Santri CSSMoRA) yang terdiri dari 6th CHEMO dan juga Bedah Buku.

6th CHEMO ( Cssmora Health and Medical Olympiad ke 6) merupakan salah satu ajang kompetisi tahunan yang diadakan oleh CSSMORA UIN Jakarta untuk seluruh siswa/siswi Madrasah Aliyah (MA) sederajat yang berada di delapan regional : Jakarta, Bogor, Depok, tangerang, Bekasi, Bandung, Pandeglang, Cirebon, Tasikmalaya, dan juga Serang. CHEMO diselenggarakan sebagai bentuk pengembangan pengetahuan dan intelektual, khususnya dalam bidang sains dan kedokteran melalui suatu sarana olimpiade yang kompetitif, sportif dan menarik. Untuk tahun 2017 sendiri, CHEMO bukan lagi menjadi sebuah acara tunggal, namun dirangkaikan bersama dengan acara Bedah Buku dalam sebuah rangkaian FESCO (Festival Santri Cssmora).

Acara CHEMO diselenggarakan pada hari Sabtu, 21 Oktober 2017, bertempat di auditorium gedung FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. olimpiade ini diikuti oleh 42 peserta dari berbagai Madrasah, seperti misalnya MAN Buntet Cirebon dan MA Malajaya Bandung. Acara ini dilaksanakan dengan tiga tahapan yaitu tahap penyisihan berupa multiple choice, tahap semifinal berupa praktikum analogi-biologi, dan tahap final yang terdiri dari soka ( studi kasus) dan cerdas-cermat. Selain itu juga diadakan workshop dan seminar tentang “Kegawatdaruratan” yang disampaikan langsung oleh kak M. Ilyas Saputra (CSSMoRA UIN JKT 2012), demisioner wakil ketua DEMA FKIK periode 2015-2016.

Pada tahap final, terjadi persaingan poin yang ketat dari ketiga finalis, dan juga sorak-sorak para pendukung, gemuruh sampai memenuhi sudut-sudut auditorium. Persaingan tersebut berakhir pada keluarnya peserta perwakilan dari MA Al-Khafila jakarta yang sukses kembali menjadi Juara 1 Olimpiade 6th CHEMO 2017 setelah tahun lalu (2016) berhasil menggapai peringkat pertama. Sedangkan juara 2 dan juara 3 dimenangkan oleh SMA IT Insantama Bogor. Selain olimpiade sains tingkat MA sederajat se 8 regional, CSSMoRA UIN JKT juga mengadakan perlombaan cabang National Essay Competition dengan tema “Santri Untuk Negeri” dengan beberapa subtema diantara ialah implementasi sunnah Rasululloh SAW dalam kehidupan masa kini.

Acara Chemo ini juga didukung oleh beberapa produk diantaranya ialah penerbit Republika, Wardah cosmetik, Rabbani, Laziznu tangsel, hingga sampai radio RDK FM 107,9 FM.  Ketika kegiatan berlangsung, terdapat stand-stand diluar auditorium sehingga menambah euforia kemeriahan yang terjadi. Tidak jarang juga peserta lomba olimpiade yang dapat mengunjungi Stand-stand tersebut. Ada beberapa diantaranya hanya melihat dan bertanya, ada juga yang sampai membeli borongan.

“acara yang mantap, lebih baik dan menantang dibanding dua tahun yang lalu, ketika kami ikut olimpiade ini, juga salut sama panitianya, tetap ramai sejak pagi tadi sampai senja, sampai malam. Dan yang terpenting terima kasih atas pengalaman dan ilmunya, yang mana itu semua tidak dapat dibayar dengan hadiah-hadiah ini” ucap perwakilan dari MA Al-Khafila Jakarta selaku juara 1 olimpiade 6th CHEMO ketika memberikan komentar dipenghujung acara. Sementara itu, Syarif Pujiantoro, Ketua CSSMORA UIN Jakarta 2017, menuturkan bahwa dengan acaranya acara olimpiade sains dan kedokteran ini bagi siswa/i di FKIK ini dapat mencari jendela baru bagi para siswa/i untuk lebih mengenal tentang UIN, bahwa UIN tidak hanya menyetak generasi muda dalam bidang agama, namun juga telah bersiap untuk menyetak generasi muda dalam bidang kedokteran dan kesehatan yang tentunya santun dan islami.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *